suci,,putih,,diri

Februari 13, 2008

Jalang-kah diriku bila tak lagi suci
Hina-kah aku bila tak menjaga diri
Apakah hati serupa birahi
Ataukah birahi cerminan hati
Apakah cintamu sebatas kelamin
Ataukah kelamin tempatmu mencinta
Putih-kah hatimu bila mempertanyakan
Suci-kah dirimu bila mempersoalkan
Mungkin ku tak lagi suci
Tetapi hatiku tak mudah berganti

9 Responses to “suci,,putih,,diri”

  1. baliazura Says:

    egois memang jika kita mempermasalahkan ‘kesuian’ namun tak salah juga jika ketakutan akan gampang kelain hati jika menilik riwayat.
    namun perlu kenempatkan cinta untuk membanggun hubungan.cinta tidak hanya sex dan birahi namun lebih indah dan memuaskan dari sekedar birahi.

  2. aRya Says:

    cinta tidak di ukur dari hal itu
    menrut saia pastinya
    karena cinta yang mementingkan itu hanyalah nafsu
    belaka .

  3. edy Says:

    haduh tulisannya bikin pusing…
    jadi udah ga suci nih? :lol:


  4. @edy
    rajin main ke sini ya.. Jadi curiga.. :mrgreen:

    @Klana
    Kalo udah cinta, suci ga suci udah nomer dua. :)

  5. Resi Bismo Says:

    ngeri nich ada yg nyebut kelamin…

  6. alfaroby Says:

    cinta dan birahi (nafsu) itu sangat tipis batasannya….terkadang kita salah mengartikan cinta padahal itu birahi…. atau kita birahi tapi menyangkalnya bahwa kita cinta padanya….

    terus gimana dong…?

    ya belajarlah untuk mencintai dan jangan lupa belajar bagaimana menerima cinta dari yang lainnya

  7. alle Says:

    ckckck,..
    eluselus jenggot
    :mrgreen:

  8. Pyrrho Says:

    Opps… sepertinya cinta dalam batas kelamin sekarang yang lagi laku keras. :)

    ah, cinta nggak sesempit itu….


  9. entah knapa saya tetap keukeuh mengenai hal ini…


Leave a Reply